Melegenda, Desa di Toba yang Berusia Ratusan Tahun Sentra Ulos Ragi Hotang

Bicara mengenai suku Batak yg sebagai keliru satu suku pada Provinsi Sumatera Utara, ingatan rakyat niscaya pribadi mengingat kain tradisionalnya bernama Ulos. Secara turun temurun kain ulos dikembangkan sang rakyat Batak, dimana dalam mulanya dikenakan pada pada bentuk selendang atau sarung saja. Kain Ulos kerap dipakai dalam perhelatan resmi atau upacara tata cara Batak, namun sekarang banyak kita jumpai pada bentuk produk souvenir, sarung bantal, ikat pinggang, tas, pakaian, alas meja, dasi, dompet, & gorden.

www.pestabatak.com Apabila bicara mengenai karakteristik spesial Sumatera Utara (Sumut), Ulos sebagai galat satu hal yg pribadi terlintas pada pikiran siapa pun yg mendengarnya. Kain warisan nenek moyang orang Batak ini hingga waktu ini terus dilestarikan keberadaannya sang Pemerintah & warga setempat.

Salah satu desa pada Kabupaten Toba , bernama Desa Meat, sebagai pusat pembuatan ulos jenis Ragi Hotang yg jadi warisan pujian warga & melegenda lantaran telah berusia ratusan tahun.

berikut ulasan selengkapnya.

Sentra Ulos Ragi Hotang Terbesar Desa Daging yg berada pada Kecamatan Tambahan ini memang adalah galat satu pusat pembuatan ulos jenis ragi hotang yg melegenda & populer.

Pasalnya, galat satu jenis kain Ulos pujian Suku Batak ini dibentuk sang 70 % warga pada desa yg kerap dianggap Desa Adat Ragi Hiotang Meat.

Ulos Ragi Hotang kunjungi pulau samosir intip potret keseruan menaker ida fauziyah pada kampung ulos Ragi Hotang merupakan jenis Ulos yg diberikan pada pengantin yg sedang melaksanakan pesta adat, atau biasa dianggap menggunakan Ulos Hela.

Pemberian menjadi simbol orang tua pengantin wanita sudah menaruh putrinya dinikahi sang pria yg dianggap menjadi hela atau menantu.

Warga Desa Puluhan Tahun Jadi Penenun Ulos Salah seseorang rakyat desa, Dahlia Simanjuntak bercerita, Ia telah 20 tahun sebagai penenun. Ia bertahan hayati menggunakan menjual kain Ulos minimal Rp600 ribu sampai jutaan rupiah .

“Yang sedang aku kerjakan ini namanya Sarung Tarutung yg sekalian kami pasarkan ke pasar. Banyak pula yg pembeli. Kami pula mampu menciptakan ulos ragi hotang,” katanya.

Dipasarkan sampai Mancanegara Kerajinan pembuatan Ulos Ragi Hotang pada desa ini telah berlangsung ratusan tahun. Produk kain Ulos berdasarkan desa ini pun telah populer & poly peminatnya.

Ulos Ragi Hotang berdasarkan Desa Meat ini bahkan telah dikirim ke mancanegara & hampir semua daerah Indonesia, yg dipesan sang orang Batak juga suku lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *